Close Menu
bantaldanbuku.combantaldanbuku.com
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Home
    • Tentang Kami
      • Tanya jawab
      • Kontak
    • Tentang Buku
    • Baca buku
    • Karya
    • Cipta Rasa
    • Misi
      • Pelatihan
      • Webinar
      • Bagi Buku
      • Lomba
    • Tulisan Kita
      • Fanny Lesmana
      • Desi Yoanita
      • Ripta Paranoan
      • Regina Bella Rosari
      • Chelsea Amanda Alim
    • Galeri
    bantaldanbuku.combantaldanbuku.com
    bantaldanbuku.combantaldanbuku.com
    Home»Tentang Buku»“Karena saya dosen, kalau tidak nulis, tidak cakap.” Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif Bukan Hanya Rasa, Tapi Perlu Observasi dan Wawancara
    Tentang Buku

    “Karena saya dosen, kalau tidak nulis, tidak cakap.” Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif Bukan Hanya Rasa, Tapi Perlu Observasi dan Wawancara

    Bantaldanbuku DotcomBy Bantaldanbuku Dotcom18/04/2018Updated:18/04/2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Surabaya, Jumat 17 November 2017 – Keprihatinan terhadap tulisan-tulisan yang saat ini banyak ditulis oleh para blogger dan juga citizen journalist menjadi alasan utama dari Fanny Lesmana untuk menghasilkan bukunya yang berjudul  “Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif”. Fanny melihat dan membaca banyak tulisan tersebut bukanlah didasari dengan kaidah penulisan yang semestinya,

    peluncuran

    Fanny Lesmana berbagi cerita di peluncuran bukunya, “Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif” di Perpustakaan UK. Petra Surabaya (dok.astha).

    “Boleh saja menulis dengan perasaan, namun alangkah baiknya jika sekalian mengikuti kaidah penulisan yang ada,” ujarnya memberikan penjelasan. Bukan hanya perasaan saja yang bisa dimasukkan ke dalam sebuah tulisan tapi memerlukan observasi dan wawancara. Selain karena prihatin, Fanny membuat buku ini juga adalah karena ingin menambah kreativitas baru dalam menulis sebuah feature.

    Dalam proses peluncuran ini Fanny yang adalah seorang dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra ini juga mengungkapkan bahwa pekerjaannya sebagai dosen juga adalah hal yang mendukungnya untuk menerbitkan buku, “Karena saya dosen, kalau tidak nulis tidak cakap,” ujarnya disertai tawa.

    bukunya

    Buku “Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif” dibuat dalam jangka waktu kurang lebih 10 bulan. “Saya buat buku ini, awalnya tidak mantap, tidak PD. Merasa ga yakin gitu,” Fanny menjelaskan. Proses yang harus dilalui oleh Fanny bukanlah hal yang mudah, karena Fanny menceritakan bahwa karena ketidakmantapannya dia melalui proses membuat, berhenti, bertanya dan diulang terus sampai akhirnya Fanny memutuskan untuk menjadikannya draft kasar yang selanjutnya diserahkan kepada pihak Penerbit Andi Offset di Jogyakarta dan akhirnya diterima dengan memerlukan revisi karena jumlah halaman yang kurang.

    Peluncuran buku yang dihadiri oleh mahasiswa dan juga beberapa dosen serta pegawai UK Petra tersebut diadakan di hari Jumat, tanggal 17 November bertempat di Ruang Teater Perpustakaan UK Petra Lt. 5. Dalam penjelasannya, Fanny mengakui bahwa ini adalah buku pertama yang bersifat akademis yang dibuatnya. Selain buku ini, Fanny juga sering menerbitkan buku di bidang lain.

    Selain buku karya Fanny Lesmana dengan judul “Feature, Tulisan Jurnalistik yang Kreatif”, ada buku lain yang diluncurkan juga, yaitu buku milik Gatut Priyowidodo dan Yustisia Ditya Sari yang berjudul “Model Komunikasi dan Strategi Kebijakan Kesadaran Anti Korupsi Melalui Pendekatan Character Building Berbasis Literasi Media”. (astha)

    buku bukujurnalistik jurnalistik peluncuranbuku
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Bantaldanbuku Dotcom
    • Website
    • Facebook
    • X (Twitter)
    • Instagram

    Buku-buku tebal biasanya kita sebut sebagai bantal, sehingga kita enggan membacanya. Namun, bersandar pada bantal membuat kita dapat berimajinasi dan menuangkannya ke dalam sebuah buku.

    Related Posts

    Sabdono Prawiro Hadiredjo, Misionaris Lokal di Gunung Muria

    30/05/2022

    Bedah Buku PEOPLE FIRST

    13/06/2020

    Melangkah Pasti Meski Pandemi

    08/05/2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    About Us
    About Us

    Buku-buku tebal biasanya kita sebut sebagai bantal, sehingga kita enggan membacanya. Namun, bersandar pada bantal membuat kita dapat berimajinasi dan menuangkannya ke dalam sebuah buku.... Read More

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    © 2026 .bantaldanbuku.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.